Butuh Skill Bahasa Inggris dan Banyak Wawasan "(

     Sekilas cerita waktu aku sakit beberapa hari yang lalu. Aku bosan banget, syukurnya temanku datang, jadi gak terlalu merasa sepi. 
Ketika salah satu temanku membesuk sebut saja namanya fira, kita cerita banyak hal sampailah pada dia rekomin aku main aplikasi untuk bicara sama stranger katanya biar aku gak bosan, toh aku orangnya juga cerewat dan gampang bicara sama orang asing. Singkat cerita aku tertarik dan download tu aplikasi.
     Serunya aplikasi ini kita hanya diberi waktu 7 menit untuk bicara sama orang asing, kita bisa tambah waktu lagi tapi itu pakai balon, dan kalau mau punya banyak balon ya harus berlangganan "bayar". disana  sitemnya kita call one by one via voice dan juga bisa chat dipilihkan secara random. jika kamu tidak punya balon maka setelah 7 menit selesai maka kamu dan dia gak akan pernah jumpa lagi di aplikasi itu atau bisa dikatakan sangat kecil kemungkinan untuk jumpa lagi. Sounds COOL. yang buat seru itu kita bisa sambil improve bahasa inggris yang ala kadarnya ini dengan ngomong sama foreign. 
     Selama menggunakan aplikasi itu aku udh berjumpa dengan berbagai karakter orang dalam 7 menit. ada orang dari egypt, lebanon, korea, ausie, turkiye, usa, malaysia, india, japan, qatar dll so many people there.
Nah, orang terakhir yang aku temui itu adalah orang qatar. awalnya pembicaraan ringan seperti how was your day, where are u form etc. sampailah ke pembahasan kuliah. Dia nanya aku ngambil studi apa. aku kasi tau ilmu hadis, dia bilang gak paham apa itu ilmu hadis, aku bilang sesuatu yang berkaitan dengan agama. nah dari sana nada bicaranya berubah, dia ngomong yg artinya kira-kira begini "wah kamu pasti orang yang taat" aku yang bahasa inggrisnya masih a-i-u-e-o hanya bisa bilang, no no i'm still learning.
     Hingga dia bilang kamu agama apa? aku jawab aja "le'ts guess" dan dia nebak aku orang budha. aku jawab enggak, aku muslim. terus aku tanya kalau kamu? dia jawab kalau dia gak percaya agama dan tuhan. disana aku langsung terkaget like "ni orang, aku mau jelasin ke dia bagaiamana, bahasa inggris aku belum memumpuni untuk menjelaskan sedikit apa yang aku tau" pokoknya pembicaraan yang deep dan  panjang sampai  aku buka google translate dan dia spell tu pertanyaan dia biar aku paham. dan waktu itu aku cuma bilang semua pertanyaan kamu itu ada jawabannya dalam al-quran dan dia gak terima dan nanya lagi. haha wajar si karena penjelasan aku gak jelas juga, tapi tu orang tetap ajatu jorjoran nanya ke aku  sampai aku meresa tersudut gitu, aku makin geregetan mau jelasin gimana, bahasa inggris aku belepotan pokonya kesal banget karena aku gak bisa jelaskan apa yang aku maksud, sampai akhirnya kita gak sadar time is over. 
     Setelah percakapan itu berakhir aku termenung, wah parah, penting juga ni tingkatin bahasa sama perluasa wawasan kalau di lain waktu jumpa orang yang serupa tidak percaya dengan tuhan dan agama.
Selesai itu akhirnya aku liat youtube nonton ceramah ustad zikir naik dan segala hal tentang ateis dari berbagai sisi.
     Ada beberapa hal yang aku ingat dari video yang aku tonton. kalau kata ustad adi untuk menjawab logika yang salah, tidak perlu menggunakan banyak dalil. sampai ustad adi juga pernah di tanya sama kaum liberal "Ustad, katanya dalam al-qur'an itu sholat untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar. saya sudah bisa membentengi diri saya dengan tidak berbuat keji dan mungkar maka saya tidak lagi butuh solat." simpel ustad adi menjawab "anda tidak solat, itu adalah perbuatan mungkar".
haha pokoknya kesal banget kalau gak tau tu.
benersi, pintingnya kita memperdalam agama kita gar kelak kita  mampu menjelaskannya dengan baik.


     

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Small Steps Are Better Than No Steps.

Menolak Takdir

Jika Menghilang Lebih Baik