Aku yang Payah
Hidup itu penuh dengan pilihan. Bahkan untuk melanjutkan tulisan ini pun juga sudah menjadi pilihanku begitupun dengan kamu yang membaca tulisan sederhana ini, kamu sudah memilihnya dalam mengisi waktumu, terimakasih ya. ^-^
Aku yang Payah. Padahal sebelumnya sudah tahu bahwa menghilang sepertinya bukanlah jawaban yang tepat bagi seorang pemenang. It's okay itu pilihanku, tapi tenang saja tentu aku tidak akan membiarkan pemeran utama berlarut-larut dalam dunianya yang menyesakkan.Pernahkah kamu merasakannya? Memilih menghilang karena sudah mikir dengan matang bahwa inilah yang terbaik.
Tidak mengapa jika saat ini ada di antara kita yang ingin menghilang, tapi pastikan bahwa kepergianmu saat menghilang itu tidak membuat cemas orang yang menyayangimu, Juga tidak mengapa jika saat ini ada diantara kita ada yang memilih berteman dengan sepi untuk sementara waktu. Karena hanya pencipta dan kitalah yang tau sebenarnya apa yang sedang kita rasakan dan kita semua sama-sama tahu bahwa tidak semua rasa bisa kita utarakan pada manusia bukan?
Di duniamu kini mungkin kamu terluka, sayapmu patah namun senyum, tawa dan kehangatanmu membuat semua orang "buta" bahwa kamu sedang tidak baik-baik saja. Atau mungkin ada juga dia yang terluka berubah menjadi "buas" seketika, kasih sayang dan kehangatan dalam dirinya yang selama ini dikenal orang kini sudah lenyap tidak lagi ditemukan. Banyak yang mengatakan sifat aslinya keluar mereka bilang kamu jahat.
Entahlah betapa banyak orang di luar sana yang mengira tering yang kita tunjukkan itu adalah ancaman atau kebencian, padahal taring itu keluar sebagai bentuk pertahanan diri menahan luka yang begitu dalam. "Aku sedang terluka dan tidak ingin menyakitimu, berhentilah!!!!" kira-kira begitulah pesan yang ingin di sampaikan.
Hey, tidak mengapa saat ini kamu ingin berteman dengan sepi, tenang saja sebagaimana kata banyak orang bahwa time heal. Aku yakin siapapun diantara kita yang sedang berada dalam balutan luka apapun itu, kita akan bisa melewati semua ini dan kembali dengan versi kita yang baru jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Tidak ada beban tanpa pundak bukan? Nanti dalam ruang sepi yang akan kita pilih mari sama-sama kita tata lagi ya, apa yang berantakan dalam diri, apa yang telah hilang dan harus kita temukan dan terakhir jangan pernah lupakan setiap luka yang kita bawa, rawat dia dengan sungguh-sungguh sampai dia benar-benar sembuh tanpa meninggalkan bekas luka sedikitpun. Kita bisa, aku yakin itu. Luka di tubuh aja bisa hilang tanpa bekas apa lagi luka yang kamu rawat dengan sungguh-sungguh itu. Jika caramu benar dalam merawatnya dia akan hilang dan kamu akan bahagia. Hey nikmati setiap proses pemulihan kita ya...
SEMANGAT ^-^
Komentar
Posting Komentar